Loading...

Senin, 19 Oktober 2009

FITNAH (1)

Tak tersirat di hatiku
tak percaya kedua telingaku
tanpa berpikir kau berucap
hampa kata-katamu

Kau tahu jelaga yang hitam?
rapuh abu yang diterbangkannya
tak berguna, tega kau tampar
pipiku dengan tajam lidahmu

Salah di hatiku, fitnah aku
betapa hampa rasamu
betapa tega dirimu
demi mulianya mata memandangmu

Hatiku perih, mataku berkaca-kaca
baik kau tampar aku
biar aku yang sakit
tapi tolong pegang lidahmu

by : yusran ER
14 juni 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar